PASANGKAYU, Manakarra Pos – Kabar duka menyelimuti jajaran penyuluh pertanian di Kabupaten Pasangkayu.
Salah seorang penyuluh senior, Dominikus Luan, berpulang pada Kamis pagi, 4 Desember 2025.
Berdasarkan keterangan istrinya, Dominikus yang akrab disapa Om Dolan, bersama istri dan anaknya berangkat memanen kelapa sawit di kebun mereka di Desa Kulu, Kecamatan Lariang, sekitar 10 kilometer dari rumah.
Sekitar pukul 10.05 WITA, ia mengeluhkan sakit pada perut bagian kanan.
Sang istri sempat mengajaknya pulang, namun memilih pulang sendiri karena proses mendorong dan menjual buah sawit belum selesai.
Dengan kondisi tubuh melemah, ia tetap memaksakan diri mengendarai sepeda motor Jupiter Z berwarna merah menuju rumah.
Informasi meninggalnya Dominikus pertama kali diketahui oleh kerabat istrinya, Dorce Bere, yang saat itu hendak meminjam pompa angin.
Saat tiba di rumah duka di Desa Karave, pintu rumah diketuk berulang kali namun tidak ada jawaban.
Dorce kemudian memeriksa sisi samping rumah dan melihat motor almarhum terparkir rapi di garasi.
Ketika masuk ke dapur untuk mencari pompa, pandangannya terarah ke pintu ruang utama.
Di sana dia melihat Dominikus tergeletak di tangga keramik dengan posisi tubuh tidak normal dan mulut mengeluarkan busa.
Panik, Dorce langsung memanggil tetangga dan menghubungi pihak keluarga di kebun.
Namun sebelum istri dan anaknya tiba, Om Dolan telah menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.00 WITA.
Tangis keluarga dan tetangga pun pecah saat mereka kembali dan menemukan almarhum sudah tidak bernyawa.
Dominikus Luan lahir di Belu, Nusa Tenggara Timur, pada 3 Desember 1968.
Dia menamatkan pendidikan di SNAKMA Kupang tahun 1989 sebelum ikut program transmigrasi di Mamuju, Sulawesi Barat.
Setelah Pasangkayu resmi mekar sebagai kabupaten, baru bergabung sebagai penyuluh pertanian sejak 2009.
Mendiang merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara, yang wafat dalam usia 57 tahun, meninggalkan seorang istri, dua anak, dan dua cucu.
Pihak keluarga menjadwalkan pemakaman pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Rangkaian Acara Pemakaman Dominikus Luan, dimulai Pukul 10:00 WITA – Ibadah pelepasan di rumah duka, Jalan Poros Sisipan, Dusun Buana Mukti, Desa Karave, Kecamatan Bulutaba.
Kemudian Pukul 11:00 WITA, akan dilaksanakan Misa requiem di Gereja Katolik Paroki St. Yusuf Pekerja Baras.
Usai misa, jenazah akan diarak menuju pemakaman umum Desa Karave.
Penulis: Damianus Dansi









