DRM Coffee, Warkop Sederhana dengan Cita Rasa Kopi Kaili

PASANGKAYU, Manakarra Pos – Denyut nadi usaha warung kopi (warkop) di Kabupaten Pasangkayu terus berkembang.

Di tengah ketatnya persaingan dan menjamurnya warkop dengan bangunan berkonsep mewah, DRM Coffee justru hadir dengan konsep sederhana namun nyaman.

DRM Coffee berdiri sejak Juli 2025 di atas lahan seluas 7×14 meter dengan kapasitas delapan meja.

Warkop ini beralamat di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu.

DRM Coffee dirancang sebagai ruang santai yang mengedepankan kenyamanan pengunjung.

Konsep sederhana tersebut menjadi pembeda di tengah maraknya warkop modern.

Dari sisi harga, DRM Coffee tergolong terjangkau, tanpa mengurangi kualitas racikan kopi yang disajikan.

Adapun menu yang ditawarkan cukup beragam.

Untuk minuman dingin tersedia es kopi gula aren, es kopi pandan, americano, milk bubble, matcha, dan green tea. Sementara menu panas meliputi kopi susu, kopi gula aren, V60, dan americano.

Untuk cemilan dan makanan, pengunjung dapat menikmati bubur bassang khas Makassar serta ketan hitam.

Beberapa menu favorit pelanggan di antaranya kopi susu, es kopi pandan, dan bubur bassang.

Owner DRM Coffee, Darman, mengungkapkan bahwa usaha ini berawal dari hobi minum kopi yang kemudian berkembang menjadi ketertarikan mendalami racikan kopi.

“Awalnya hanya hobi minum kopi, lalu penasaran belajar bikin kopi. Dari situ akhirnya saya membuka warung kopi. Sekaligus ingin memperkenalkan cita rasa kopi yang saya gunakan, yang berasal dari Tanah Kaili,” ujar Darman, Minggu 11/1/2026).

Darman berharap kehadiran DRM Coffee tidak hanya menjadi tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang berdiskusi.

“Harapannya, para penikmat kopi tetap mencari dan menikmati rasa serta aroma kopi yang nikmat. Di sisi lain, saya ingin memotivasi terutama anak-anak muda agar terbuka pikirannya untuk bekerja, berkreasi, dan mengembangkan hobi menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan sederhana namun bermakna kepada generasi muda.

“Satu kata dari saya, jangan minum miras, tapi minumlah kopi. Karena hidup ini keras, butuh inspirasi, bukan halusinasi,” tutup Darman. (egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *