Jakarta, Manakarra Pos – Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Sulawesi Barat, H Suwanto, melakukan kunjungan ke Kementerian
Transmigrasi RI untuk mengkomunikasikan kondisi warga transmigrasi Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Tanjung Cina, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Senin (19/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, H Suwanto menyampaikan bahwa sejak penempatan warga transmigrasi pada tahun 2018 hingga saat ini, kondisi ekonomi masyarakat UPT Tanjung Cina masih jauh dari harapan. Sejumlah kendala mendasar masih dihadapi warga, khususnya pada sektor usaha tambak yang menjadi sumber penghidupan utama.
Ia menjelaskan, kondisi tambak warga sangat bergantung pada pasang surut air laut. Saat air laut pasang, air masuk ke area tambak akibat tanggul yang jebol. Sebaliknya, ketika air surut, tambak justru mengalami kekeringan total sehingga tidak produktif.
“Kondisi ini sangat mempengaruhi pendapatan warga. Karena itu, kami berharap pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi dapat mengupayakan bantuan berupa terpal untuk tambak,” ujar H Suwanto.
Menurutnya, apabila kondisi tambak dapat diperbaiki dan dikelola dengan baik, maka selain mampu meningkatkan kesejahteraan warga transmigrasi, juga berpotensi besar mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal perhatian serius pemerintah pusat terhadap permasalahan warga transmigrasi UPT Tanjung Cina agar tujuan program transmigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.







