OPINI: Fasilitas Pendidikan di Daerah Terpencil Masih Terabaikan?

Pendidikan adalah hak dasar setiap anak Indonesia untuk berproses dalam membentuk akhlak dan karakter menuju masa depan yang lebih baik.

Tapi realitanya masih banyak peserta didik di daerah terpencil yang kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Karena Fasilitas pendidikan yang masih belum mendapatkan perhatian yang cukup, sehingga menjadi salah satu hambatan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Contohnya masih banyak sekolah di daerah terpencil di sulawesi Barat, seperti di beberapa kecamatan di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar, masih menggunakan bangunan yang sederhana bahkan rusak akibat dampak bencana alam.

Meski ada sebagian yang sudah direhabilitasi, kekurangan masih terasa jelas mulai dari kurangnya ruang kelas, meja dan kursi yang tidak cukup, hingga peralatan praktik yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman.

Akses ke sekolah pun menjadi masalah besar. Banyak lokasi sekolah terletak di kawasan pegunungan atau pesisir dengan jalanan yang rusak bahkan tidak ada jalan yang layak.

Anak-anak harus menempuh perjalanan jauh dengan medan berat, sementara transportasi pendidikan yang memadai masih sangat terbatas.

Selain itu, daerah ini juga menghadapi kekurangan guru yang berkualitas. Banyak tenaga pendidik yang enggan bertugas di daerah terpencil karena fasilitas yang kurang mendukung dan insentif yang tidak menarik.

Akses teknologi juga masih minim sebagian besar sekolah tidak punya internet yang stabil dan peralatan seperti komputer atau proyektor dll.

Apa yang Sebabkan kurangnya fasilitas pendidikan

Keterbatasan anggaran menjadi faktor utama. Dana yang dialokasikan untuk pendidikan di daerah terpencil masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas.

Selain itu, pendidikan belum menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah, sementara kondisi geografis Sulawesi Barat yang sebagian besar pegunungan dan pesisir membuat biaya pembangunan jadi lebih mahal.

Dampak yang Ditimbulkan kurangnya fasilitas pendidikan

Fasilitas yang tidak memadai membuat mutu pendidikan di daerah terpencil terjebak di tingkat rendah.

Anak-anak kesulitan mendapatkan pembelajaran layak, sehingga kesempatan untuk melanjutkan studi atau mendapatkan pekerjaan baik menjadi sangat terbatas. Hal ini juga menyebabkan angka putus sekolah yang tinggi dan kesenjangan pendidikan antara kota dan desa makin lebar.

Pada akhirnya memperparah siklus kemiskinan di daerah tersebut.

Solusi yang harus dilakukan pemerintah untuk memberikan pendidikan yang layak bagi mereka

Masalah fasilitas pendidikan di daerah terpencil Sulawesi Barat tidak bisa dibiarkan terus berlanjut.

Perlu ada langkah nyata dari pemerintah pusat dan daerah, mulai dari peningkatan anggaran, pembangunan infrastruktur yang memadai, penyediaan tenaga pendidik yang berkualitas, hingga peningkatan akses teknologi. Hanya dengan itu anak-anak di daerah terpencil bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan layak dan membawa perubahan bagi daerahnya.

INDAR ( MAHASISWA STKIP TOMAKAKA TIWIKRAMA)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Ini