Profesi guru kerap disebut sebagai pilar utama pendidikan bangsa.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, serta tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, peran guru menghadapi tantangan yang tidak ringan.
Kondisi ini menuntut adanya refleksi kritis terhadap profesi guru sekaligus perumusan arah masa depannya.
Refleksi kritis menjadi penting agar profesi guru tidak terjebak dalam rutinitas lama yang kurang relevan dengan kebutuhan zaman.
Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pendidik karakter, fasilitator pembelajaran, serta agen perubahan sosial.
Oleh karena itu, masa depan profesi guru perlu dipikirkan secara serius dan berkelanjutan.
Dalam realitas pendidikan saat ini, guru dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari tingginya beban administrasi, tuntutan profesionalisme, hingga keharusan beradaptasi dengan teknologi digital.
Di sisi lain, ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pendidikan juga terus meningkat.
Refleksi kritis diperlukan agar guru mampu mengevaluasi perannya secara objektif.
Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Selain itu, dukungan dari pemerintah dan lembaga pendidikan sangat dibutuhkan, terutama dalam penyediaan pelatihan berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan guru.
Masa depan profesi guru sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Guru yang mampu memanfaatkan teknologi, berpikir kritis, dan berinovasi dalam pembelajaran akan tetap relevan.
Dengan demikian, profesi guru tidak hanya bertahan, tetapi juga semakin bermartabat dan strategis dalam membentuk generasi masa depan.
Refleksi kritis terhadap profesi guru bukanlah bentuk pesimisme, melainkan langkah konstruktif untuk perbaikan. Dengan komitmen, profesionalisme, serta dukungan berbagai pihak, guru mampu menjawab tantangan zaman dan memainkan peran kunci dalam menentukan arah masa depan pendidikan Indonesia.
Penulis adalah Riring, Prodi Bahasa Indonesia di STKIP Tomaka Tiwikrama Pasangkayu.





