Pasangkayu, Manakarra Pos – Upaya pengendalian Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pasangkayu menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, 364 kasus berhasil ditemukan dari target 520 kasus, atau sekitar 70 persen capaian diagnosis.
Sementara itu, jumlah warga yang menjalani pemeriksaan TBC mencapai 2.737 orang dari target 2.527 orang, atau 108 persen.
Angka ini menandakan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini.
Dari 15 puskesmas di wilayah Pasangkayu, Puskesmas Bambalamotu menjadi yang tertinggi dengan capaian 122 persen diagnosis dan 137 persen pemeriksaan terduga.
Disusul Puskesmas Pasangkayu 1 dengan capaian 101 persen diagnosis.
Beberapa wilayah lain seperti Duripoku, Sarjo, dan Sarudu 2 masih mencatat capaian rendah di bawah 30 persen.
Dinkes berkomitmen memperkuat skrining aktif di masyarakat agar semua pasien segera mendapat pengobatan hingga tuntas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu, drg Rukman, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa pelacakan kasus TBC sudah berjalan baik, tetapi masih memerlukan penguatan tindak lanjut di lapangan.
“Kami akan memperkuat skrining aktif di masyarakat dan memastikan setiap pasien yang sudah terdiagnosa segera mendapatkan pengobatan hingga tuntas,” ujar drg Rukman, Selasa (28/10/2025).
Dengan capaian 70 persen diagnosis dan lebih dari 100 persen pemeriksaan terduga, Dinkes Pasangkayu dinilai telah berada di jalur positif dalam pengendalian TBC.
Namun ke depan, Rukman menegaskan pentingnya pemerataan pelayanan dan penguatan sistem pelaporan agar seluruh kasus TBC di wilayah Pasangkayu dapat ditemukan dan tertangani lebih cepat. (Egi)








