Pasangkayu, Manakarra Pos – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu terus memperkuat langkah menuju eliminasi TBC tahun 2030.
Dari 520 target kasus, sebanyak 364 sudah terdiagnosa (70 persen), sementara pemeriksaan terduga mencapai 108 persen dari target.
Kepala Dinkes, drg Rukman, menyebut strategi percepatan dilakukan melalui pembentukan TP2TBC, pelatihan kader, dan program GASPOL STOP TBC yang mendorong penemuan kasus aktif di masyarakat.
“Kami ingin semua pihak memahami peran masing-masing dalam eliminasi TBC. Kolaborasi adalah kunci,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Namun, masih ditemukan data ganda antara puskesmas dan rumah sakit yang membuat sebagian pasien belum tercatat memulai pengobatan.
Untuk itu, setiap pasien TBC yang didiagnosa di RS kini langsung diberikan OAT sebelum dirujuk ke puskesmas.
“Langkah ini untuk memastikan tidak ada pasien yang hilang tindak lanjut,” tegasnya, Selasa (28/10/2025).
Dengan penguatan data dan koordinasi lintas sektor, Dinkes optimistis target eliminasi TBC 2030 dapat tercapai. (egi)








