Sukseskan Pengendalian Penduduk: DPPKBP3A Gelar Pelayanan KB MOW di RSUD Kondosapata Mamasa

Mamasa [Rabu 10 des 2025]– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Mamasa berhasil menyelenggarakan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) berupa Metode Operasi Wanita (MOW) atau Tubektomi. Kegiatan ini dipusatkan di Rumah Sakit Umum Kondosapata Mamasa.
Pelayanan MOW ini bertujuan untuk memfasilitasi pasangan usia subur yang telah memenuhi jumlah anak ideal dan memilih metode kontrasepsi yang sangat efektif dan permanen.
Pelaksanaan dan Peran Pimpinan Bidang
Kegiatan pelayanan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKBP3A Kabupaten Mamasa, Ibu Yulianti, SE. Ia memastikan seluruh proses pelayanan, mulai dari pra-konseling hingga tindakan operasi, berjalan sesuai standar dan protokol kesehatan.
Tindakan Tubektomi berhasil dilaksanakan dengan baik oleh tim medis yang dipimpin oleh dokter spesialis dari RSUD Kondosapata, dr. Prisca Eunike Grasia.
Ibu Yulianti, SE., menjelaskan bahwa fokus pada MKJP, khususnya MOW, adalah pilihan yang sangat efektif dalam menekan angka kelahiran dan memperkuat ketahanan keluarga.
“Pelayanan MOW adalah wujud komitmen DPPKBP3A untuk memberikan pilihan kontrasepsi jangka panjang kepada masyarakat. Kami berterima kasih kepada tim medis RSUD Kondosapata atas kolaborasi yang sangat baik dalam memberikan pelayanan berkualitas dan aman bagi seluruh akseptor,” ujar Ibu Yulianti.
Peran Krusial Penyuluh di Lapangan
Keberhasilan menjaring akseptor dan memastikan mereka teredukasi dengan baik tidak lepas dari kerja keras para penyuluh KB di lini terdepan. Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Mamasa, Ibu Yulierawati, menegaskan pentingnya edukasi di tingkat masyarakat.
“Kami para penyuluh adalah garda terdepan dalam menyosialisasikan pentingnya KB MKJP seperti MOW. Edukasi intensif harus dilakukan untuk memberikan pemahaman yang benar, menghilangkan keraguan, dan memastikan bahwa keputusan ber-KB ini diambil secara sadar dan sukarela oleh pasangan suami istri,” kata Ibu Yulierawati.
DPPKBP3A Kabupaten Mamasa berharap, peningkatan akses dan pilihan terhadap KB MKJP akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup keluarga di seluruh wilayah Mamasa.












