‎Beras Impor Dipuji, Agus Bandingkan Beras Thailand dan Lokal

Pasangkayu, Manakarra Pos – Pernyataan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, Dr Ir H Agus Ambo Djiwa MP, soal kualitas beras impor jadi perbincangan di masyarakat.

‎Dalam video diposting melalui akun Vlog Agus Ambo Djiwa, Sabtu malam (28/2/2026), Agus menyampaikan bahwa beras impor Thailand tahun 2025 masih tersedia stoknya dan dinilai memiliki kualitas lebih baik, dengan tingkat broken sekitar 5 persen.

‎Dalam video tersebut, Agus juga memperlihatkan beras produksi dalam negeri, termasuk hasil panen petani dari wilayah Sulawesi Barat yang ditampung dan diolah Bulog.

‎Disebutkan tingkat broken beras dalam negeri bisa mencapai 25 persen.

‎Menurutnya, ada perbedaan mutu meski sama-sama dijual sebagai beras premium. Bahkan ia menilai sebagian beras tersebut lebih tepat dikategorikan medium.

‎Pernyataan itu disampaikan saat melakukan kunjungan spesifik ke Gudang Perum Bulog Kabupaten Pasangkayu, Jumat (28 Februari 2026), guna memastikan ketersediaan stok beras menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M.

‎Kunjungan tersebut didampingi Kepala Bulog Pasangkayu memastikan stok beras dalam kondisi aman dan terkendali.

‎Namun, pernyataan yang membandingkan kualitas beras impor dan beras petani lokal itu memantik respons publik.

‎Masyarakat menilai pernyataan tersebut terkesan merendahkan hasil produksi dalam negeri dan sedikit melukai perasaan petani.

‎Di sisi lain, pedagang beras di Pasangkayu juga mengaku khawatir dampak psikologis pasar dapat memengaruhi minat beli masyarakat terhadap beras lokal.

‎Di tengah upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan stabilitas harga, publik berharap seluruh pihak lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan agar tidak menimbulkan polemik baru.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait pernyataan tersebut. (Redaksi manakarra Pos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *