PASANGKAYU, Manakarra Pos – Antrean kendaraan terjadi di SPBU Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Kondisi ini dikeluhkan para pengendara karena harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.
Pantauan Manakarra Pos di lokasi, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 10.47 WITA, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat berjejer panjang hingga ke badan Jalan Trans Sulawesi Mamuju–Palu, tepatnya di Desa Kasano.
Sedikitnya sekitar 23 kendaraan jenis minibus tampak mengantre di jalur pengisian BBM.
Setiap kendaraan yang mendapat giliran dilayani operator membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 6 menit.
Kondisi antrean semakin parah ketika dua operator SPBU menghentikan pelayanan karena memasuki waktu istirahat sekitar pukul 11.45 WITA.
Akibatnya, seluruh antrean kendaraan terhenti dan tidak ada pelayanan pengisian BBM.
Situasi tersebut membuat sejumlah pengendara terpaksa turun dari kendaraan dan menunggu cukup lama di tengah antrean.
SPBU Baras sendiri sebelumnya sempat mendapat sanksi dan kini kembali beroperasi dengan pengawasan PT Pertamina Patra Niaga.
Koordinator Wilayah Sulbar PT Pertamina Patra Niaga, Rudianto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya antrean dalam beberapa hari terakhir.
“Memang akhir-akhir ini saya lihat antreannya padat. Kemungkinan karena adanya isu hoaks di media sosial nasional yang menyebut stok BBM di depot hanya cukup 21 hari,” jelas Rudianto melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/3/2026).
Rudi menegaskan bahwa kuota Pertalite untuk wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.
“Untuk kuota Pertalite masih aman. Selain itu juga karena menjelang mudik, banyak kendaraan dari luar daerah yang singgah mengisi BBM di Baras,” tambahnya.
Meski demikian, sejumlah pengendara menilai pelayanan di SPBU perlu dievaluasi, terutama terkait penghentian layanan secara tiba-tiba saat jam istirahat tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Seorang pengendara yang mulai mengantre sejak pukul 10.47 WITA mengaku kecewa karena antrean tiba-tiba terhenti ketika hampir mendapat giliran.
“Kami sudah setengah jalan antre, tiba-tiba pelayanan berhenti karena karyawan istirahat. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” keluhnya.
Pelanggan berharap agar pihak SPBU memasang papan informasi terkait jam operasional maupun jam istirahat agar pengendara tidak dirugikan saat sudah berada dalam antrean.
Akibat kondisi tersebut, sebagian pengendara sepeda motor memilih membubarkan diri, sementara beberapa kendaraan lain terpaksa memutar balik karena enggan menunggu lebih lama.
Pelayanan diketahui akan kembali buka pukul 01.00 WITA.
Jika dihitung lama menunggu antrean hari itu, sedikitnya pengendera butuh waktu sekitar 2 sampai sampai 3 di SPBU untuk mendapatkan BBM. (*/)














