‎Proyek Air Bersih Batumatoru Disoal, Anggaran Miliaran Tak Beri Manfaat ke Warga

PASANGKAYU, Manakarra Pos – Proyek penyediaan air bersih di Desa Batumatoru, Kecamatan Lariang dipertanyakan.

‎Meski telah menyerap anggaran besar sejak 2023, hingga kini masyarakat belum merasakan manfaat sedikit pun.

‎Proyek yang dibangun pada awal 2023 itu menelan anggaran sekitar Rp1,2 miliar.

‎Namun karena dinilai belum optimal, pemerintah kembali mengalokasikan anggaran Rp900 juta pada tahun 2025 untuk optimalisasi.

‎Ironisnya, hingga Januari 2026, air bersih yang dijanjikan belum juga mengalir ke rumah-rumah warga.

‎Seluruh anggaran telah terserap, tetapi manfaat nyata bagi masyarakat tak kunjung dirasakan.

‎Sorotan datang dari Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Lubis SH, yang turun langsung memantau kondisi proyek tersebut.

‎Kunjungan lapangan dilakukan pada Rabu, 28 Januari 2026.

‎Lubis menilai proyek air bersih ini patut dievaluasi serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

‎Lubis, mengatakan pembangunan dengan anggaran miliaran rupiah seharusnya memberikan dampak langsung, bukan sekadar menyisakan bangunan tanpa fungsi.

‎“Kita bicara soal hak dasar masyarakat. Kalau anggaran sudah habis tapi air tidak dinikmati warga, ini harus dipertanyakan,” tegasnya.

‎DPRD pun mendorong pihak terkait untuk memberikan penjelasan terbuka sekaligus memastikan proyek tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Batumatoru. REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *