‎ ‎Lubis Ingatkan Pemda Tidak Tergesa-gesa Menetapkan APBD

PASANGKAYU, Manakarra Pos — Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Lubis SH, mengingatkan agar pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

‎Dikatakan, kondisi fiskal daerah menghadapi efisiensi, termasuk adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD), harus dicermati secara hati-hati.

‎Kepada wartawan, Kamis (28/11/2025), Politisi senior PKB Pasangkayu itu, menekankan bahwa di tengah pengetatan anggaran, justru terjadi kenaikan signifikan pada dua komponen belanja dalam postur APBD, yakni belanja pegawai serta belanja barang dan jasa.

‎Sebagai anggota parlemen yang konsisten berjuang digaris perjuangan hak masyarakat, Lubis berulang kali mengatakan bahwa kondisi ini harus menjadi perhatian serius agar kebutuhan pembangunan tidak tertinggal.

‎“APBD tidak boleh disepakati terburu-buru. Dengan situasi efisiensi dan pengurangan TKD, kita harus benar-benar mencermati postur belanja. Jangan sampai karena ada pengurangan anggaran, rakyat justru tidak tersentuh kebijakan pembangunan,” ujarnya.

‎Menurutnya, kenaikan belanja pegawai dan belanja barang dan jasa terbilang sangat besar dan bahkan melampaui tahun-tahun sebelumnya.

‎Untuk itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan, agar efisiensi tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.

‎Meski demikian, Lubis tetap memberi apresiasi kepada DPRD, Bupati Pasangkayu, serta jajaran pemerintah khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

‎Hal ini dinilai tetap menunjukkan perhatian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami penurunan daya beli.

‎“Daya beli masyarakat kita menurun, dan pemerintah tidak luput dari itu. Ada upaya peningkatan daya beli untuk tahun depan ditandai adanya alokasi yang naik 50% dari 26 milliar menjadi 52 milliar lebih di tunjungan para ASN untuk tahun 2026. Kenaikan tersebut masuk dalam postur APBD yang telah disepakati dalam rapat bersama,” urainya.

‎Lubis berharap pemerintah tetap mengutamakan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, di tengah dinamika anggaran yang semakin menantang.

Penulis : Egi Sugianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *